Jenis atau Cabang Sosiologi : Sosisologi Pendidikan, Agama, Hukum, Keluarga, Industri, Pembangunan, Politik, Pedesaan,Perkotaan, hingga Kesehatan.
Jenis atau Cabang Sosiologi : Sosisologi Pendidikan, Agama, Hukum, Keluarga, Industri, Pembangunan, Politik, Pedesaan,Perkotaan, hingga Kesehatan.
Sehubungan bahwa Sosiologi mempelajari hal-hal yang terjadi dari keterkaitan manusia satu dengan yang lainnya, ternyata Sosiologi tidak hanya membahas bahwa manusia hanya terkait dengan manusia yang lainnya. Manusia juga bisa saling berkaitan dengan lingkungan atau keadaan sekitarnya. Bahkan dalam hal non-sosial, manusia juga bisa terkait contohnya seperti bencana alam. Maka dari itu, sosiologi memiliki 10 cabang yakni pendidikan, agama, hukum, keluarga, industri, pembangunan, politik, pedesaan, perkotaan hingga kesehatan.
Dalam setiap cabangnya, sosiologi memiliki keterkaitan yang berbeda. Dan begitu pula cabang sosiologi itu sendiri juga memiliki manfaat yang berbeda.
1.Sosiologi Pendidikan
Dalam hal pendidikan ini termasuk dalam sosiologi khusus, yaitu menyelidiki seluruh aspek sosilogi secara mendalam. Sosiologi dengan pendidikan memiliki keterkaitan dalam kehidupan setiap iindividu. Seperti hal nya selama hidup, setiap individu tidak mungkin tidak memiliki ilmunya. Manusia memiliki akal dan fikiran yang apabila tidak digunakan baik, maka akan sia-sia.
Pendidikan disini berperan dalam proses mengembangkan akal dan pola pikiran manusia. Begitu pula sosiologi menjadi tolak ukur bagaimana pendidikan itu akan berjalan dengan baik.
2.Sosiologi Agama
Manusia tidak bisa terlepaskan dari suatu keyakinan yang menjadi suatu alasan tersendiri dalam menjalani kehidupan. Oleh karena itu, agama perlu dipelajari oleh manusia karena kebutuhan manusia terhadap yang maha pencipta.
Dalam keterkaitan dengan agama maka yang dipelajari adalah hubungan antara peristiwa-peristiwa yang terjadi di tengah masyarakat dengan agama. Sosiologi agama memepelajari menegenai perilkau manusia yang berhubungan dengan keyakinan yang dianutnya, peran agama dalam kehidupan bermasyarakat, peran agama dalam perubahan masyarakat, peran agama sebagai pengendali sosial.
3.Sosiologi Hukum
Dalam suatu daerah pasti terkait dengan hukum-hukum yang ada pada daerah tersebut. Manusia tidak akan teratur apabila tidak ada hukum atau norma yang berlaku.
Sehubungan dengan hukum maka yang dipelajari disini adalah respon masyarakat terhadap hukum, peran hukum sebagai tata tertib bagi masyarakat, dan lembaga hukum yang berada di tengah-tengah masyarakat.
4.Sosiologi Keluarga
Interaksi paling awal bagi setiap individu adalah dengan keluarga. Awal mula interaksi adalah dari keluarga itu sendiri. Maka keluarga memiliki peran tersendiri dalam masyarakat. Sosiologi Keluarga membahas bagaimana peran keluarga bagi perubahan sosial masyarakat.
5.Sosiologi Industri
Dalam masyarakat sosial, untuk mencukupi kebutuhan hidup adalah dengan berkerja salah satunya yaitu industri ini. Secara tidak langsung manusia akan emmebutuhkan perkembangan industri untuk meningkatkan taraf hidupnya karena manusia tidak bisa hanya dalam suatu keadaan yang stagnan akan tetapi harus berkembang di setiap waktunya.
Industri berperan penting dalam perubahan sosial masyarakat. Misalnya, dengan adanya industri, mata pencaharian manusia kan beruubah dari yang awalnya agraris yang bersifat tradisionla menjadi sektor industri yang bersifat modern karena berkembang sesuai kemajuan zaman.
6.Sosiologi Pembangunan
Dalam sosial masalah pembanguna juga termasuk objek dalam masyarakat. Masyarakat yang berusaha untuk berkembang akan selalu melakukan pembanguna sebagai simbol telah berkembangnya suatu masayarakat tersebut.
Yang dibahas pada sosiologi pembangunan adalah pengaruh pembangunan dalam perubahan sosial, peranan pembangunan dalam masyarakat, dan peranan pembanguna dalam perekonomian.
7.Sosiologi Politik
Masalah politik tidak dapat terisahkan dengan masalah sosial yang ada. Jalannya politk dengan adanya struktur sosial. Mempelajari aktivitas politik yaitu dengan menganalisis hubungan struktur masyarakat sosial, lembaga politik dan negara.
8.Sosiologi Perkotaan
Sama halnya dengan pedesaan, sosiologi perkotaan memiliki keterkaitan yang sama dengan masyarakat sosial yang membedakan hanyalah ruang lingkup sosialnya saja. Dalam sosiologi perkotaan ini menyajikan segala peristiwa, keunikan serta apapun yang menyangkut interaksi sosial.
9.Sosiologi Pedesaan
Dalam kehidupan masyarakat desa ada keterkaitan nya mata pencaharian yang ada pada pedesaan dengan masyarakat sosial yang ada. Sosiologi pedesaan diartikan sebagai studi terkait desa yang berperan dalam kegiatan pertanian dan kehidupan di dalamnya.
10.Sosiologi Kesehatan
Dalam bidang kesehatan, juga diperlukan faktor sosial yang ada di sekitarnya. Maka dari itu, Sosiologi kesehatan ini berawal dari proyek kedokteran yang perlu pemahaman terkait faktor sosial yang mengakibatkan pola penyebaran penyakit.
Komentar
Posting Komentar